Headlines News :
Home » , » Idealisme Guru Matematika Yang Profesional

Idealisme Guru Matematika Yang Profesional

Written By Arwani Muhammad on Tuesday, December 4, 2012 | Tuesday, December 04, 2012


Dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (pasal 1) dinyatakan bahwa: “Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal, pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah”.  profesional, berarti ahli dalam bidangnya. Dan seorang ahli, tentunya berkualitas dalam melaksanakan pekerjaannya, Akan tetapi tidak semua Ahli dapat menjadi berkualitas. Karena menjadi berkualitas bukan hanya persoalan ahli, tetapi juga menyangkut persoalan integritas dan personaliti dan profesional adalah satu kesatuan antara konsep personaliti dan integritas yang dipadupadankan dengan skil atau keahliannya.
Dengan  dikeluarkannya UU Nomor 14 Tahun 2005 tersebut, seorang guru harus dituntut mempunyai 4 kompetensi, yaitu :
1.       Kompetensi kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan berakhlak mulia;
2.       Kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya;
3.       Kompetensi profesional merupakan kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalam standar pendidikan;
4.       Kompetensi sosial adalah kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.
Pembelajaran Aktif, Interaktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM)," secara nasional. PAIKEM sudah terbukti berhasil di ribuan sekolah di Indonesia tetapi sampai sekarang hanya dilaksanakan secara efektif di sebagian kecil sekolah kita karena jumlah SDM yang diperlui untuk melaksanakan pelatihan secara langsung di hampir 300.000 sekolah tidak terjangkau. 
Identifikasi tentang sosok guru matematika profesioanl terangkum dalam empat komponen profesional di berbagai aspek : pengetahuan dan pendidikan matematika, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, profesi kependidikan matematika, dan stabilitas pribadi.
Adapun Sosok Guru yang Profesional memiliki Komponen sebagai berikut
1.      Profesional Dalam Bidang Pengetahuan dan Pendidikan Matematika
a.       Guru menguasai matematika dan hakekat pembelajaran matematika
b.      Guru memahami tentang hakekat perkembangan siswa dan hakekat siswa belajar matematika
c.       Guru menguasai berbagai teori dan metode pembelajaran matematika
2.      Profesional dalam Strategi Pembelajaran Matematika
a.       Guru mampu mengembangkan Rencana Pembelajaran
b.      Guru mampu menyiapkan lingkungan belajar dan iklim belajar matematika
c.       Menguasai dan menerapkan keterampilan dan strategi mengajar
d.      Mampu menyiapkan dan menggunakan alat bantu pembelajaran matematika
3.      Profesional Dalam Meningkatkan Profesi Kependidikan Matematika
a.       Guru menyesuaikan diri dan meningkatkan dengan perkembangan global kependidikan matematika
b.      Mampu menerapkan dan merefleksikan profesi kependidikan matematika
c.       Guru aktif sebagai anggota profesi pendidikan matematika
Selain beberapa indikator di atas berdasarkan pengalaman untuk menjadi guru matematika yang profesional perlu memiliki beberapa kecerdasan emosi dan spiritual dalam hal kepribadian dan keseimbangan diri atau personal stability. Tapi juga diharapkan peningkatan kualitas guru ini dapat menghapus stigma akan 11 penyakit yang rentan diderita guru :
1.      Tipes                : Tidak punya selera
2.      Mual                : mutu amat lemah
3.      Kudis               : Kurang disipiln
4.      Asma               : Asal masuk kelas
5.      Kusta               : Kurang Strategi
6.      TBC                 : Tidak Bisa Computer
7.      Kram              : Kuram Terampil
8.      Asam Urat       : Asal Sampaikan materi urutan kurang akurat
9.      Lesu                 : Lemah Sumber
10.  Diare                : Dikelas Anak-anak remehkan
11.  Ginjal               : Gajinya nihil jarang aktif dan terlambat
Dalam menjalankan profesinya seorang guru harus taat dan tunduk pada kode etik guru yaitu norma dan asas yang disepakati dan diterima guru-guru sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat dan warga negara.
Dengan bekal kompetensi profesional diharapkan pada diri seorang guru yang ideal harus mempunyai kode etik tersendir, yaitu:
  • Guru berbakti membimbing siswa untuk membentuk manusia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.
  • Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.
  • Guru berusaha memperoleh informasi tentang siswa sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.
  • Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar-mengajar.
  • Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.
  • Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.
  • Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial.
  • Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.
  • Guru melaksanakan segala kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang pendidikan.
Semoga bermanfaat dan dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya, karena jika kita sudah meniatkan diri untuk mengabdikan menjadi seorang guru, maka berusahalah memberikan yang terbaik. Guru adalah pekerjaan yang amat mulia dan hanya dapat dilakukan oleh orang - orang mulia saja. Apakah itu Anda??
Share this article :

1 comment:

Situs-situs Terkait

Music

 
Support : Muhammad Arwani Proudly powered by Blogger
Copyright ; 2012. Agama tanpa ilmu pengetahuan akan buta - All Rights Reserved
Copright SMK Manba'ul Huda Published by Blogger