Headlines News :
Home » » Algoritma dan pemogreaman

Algoritma dan pemogreaman

Written By Arwani Muhammad on Wednesday, November 9, 2011 | Wednesday, November 09, 2011


PENDAHULUAN

I. Pengenalan dan Definisi Flowchart

Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan symbol. Dengan demikian setiap symbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung.
Dua macam flowchart yang menggambarkan proses dengan komputer, yaitu:

A. System flowchart

Bagan yang memperlihatkan urutan prosedur dan proses dari beberapa file dalam media tertentu.
System flowchart menggambarkan :
1. Hubungan antar suatu file dengan file lainnya
2. Media yang dipakai untuk setiap file

B. Program flowchart

Bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program.
FLOWCHART (Diagram Alur)
v Langkah awal pembuatan program
v Urutan proses di program menjadi lebih jelas

II. Kaidah-kaidah Umum Pembuatan Flowchart

Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan yang lainnya.
Namun secara garis besar setiap pengolahan selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:
v Input,
v Proses pengolahan dan
v Output
Untuk pengolahan data dengan komputer, urutan dasar pemecahan suatu masalah:
Ø START, berisi instruksi untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan persoalan
Ø READ, berisi instruksi kegiatan untuk membaca data dari suatu peralatan input
Ø PROSES, berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca
Ø WRITE, berisi instruksi untuk merekan hasil kegiatan ke peralatan output
Ø END, mengakhiri kegiatan pengolahan
Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran:
Ø Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
Ø Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas
Ø Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END

SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART

Dipakai sebagai alat Bantu menggambarkan proses di dalam program
Dibagi menjadi tiga kelompok :
I. Flow Direction Symbols; dipakai untuk menggabungkan antara symbol yang satu dengan symbol lainnya
Symbol Off-line Connector ( Simbol untuk keluar/masuk prosedure atau proses dalam lembar/halaman yang lain)
Symbol Connector (Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam lembar/halaman yang sama)
Symbol Comunication Link ( Simbol transmisi untuk informasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya)
II. Processing symbols; menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu prosedur
Symbol Process (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer)
Symbol Manual Operation (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukanoleh komputer)
Symbol Decision (Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban/aksi)
Symbol Predefined Process (Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage)
Symbol Terminal (Simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program)
Symbol Off-line Storage (Simbol yang menunjukkan bahwa data di dalam symbol ini akan disimpan)
Symbol Manual Input (Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard
Symbol Keying Operation (Simbol operasi dengan menggunakan mesin yang mempunyai keyboard)

III. Input-output symbols; menyatakan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.
Symbol input-output (Symbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)
Symbol magnetig-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)
Symbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu)
Symbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)
Symbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)
Symbol transmittal tape (Symbol untuk menyatakan input berasal dari mesin jumlah/hitung)
Symbol dokumen (symbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas)
VARIABEL
Variable: Besaran yang dapat berubah-ubah harganya.
Memberi harga kepada variable:
I. Dengan kotak proses
Jenis variable:
a. Numerik/bilangan
Syarat penamaan:
Ø Harus diawali huruf
Ø Diikuti dengan huruf/angka/symbol
Ø Tidak boleh ada spasi
Contoh: A, A123, Angka
b. String
Syarat penamaan sama dengan numeric (untuk membedakan biasanya diakhiri dengan $)
Contoh: A$, Nama$
Text Box: Nama←”A&P 1A”
II. Dengan Perintah BACA (READ)
Harga dari variable ditempatkan terpidah dalam suatu himpunan data. Kemudian data dibaca dari himpunan tersebut.
Ø Himpunan data dapat dibayangkan sebagai himpunan kartu nama data tersebut dicetak
Ø Dapat pula satu kartu berisi lebih dari satu satuan data
Ø Dapat pula himpunan data berbentuk pita panjang
Ø Mencetak output atau hasil
STRUKTUR KEPUTUSAN
Struktur keputusan adalah struktur program yang melakukan proses pengujian untuk mengambil suatu keputusan apakah suatu baris atau blok instruksi akan diproses atau tidak. Pengujian kondisi ini dilakukan untuk memilih salah satu dari beberapa alternatif yang tersedia.
Syarat dalam dunia pemrograman adalah sebuah pernyataan Boolean,yang dapat bernilai benar (true) arau salah (false). Biasanya sebuah syarat terdiri dari operand-operand yang dihubungkan dengan operator logika. Yaitu: =, <>, >, <, >=, <=, and (dan) dan or (atau).



I. Hubungan Antar Kondisi
1. Hubungan DAN
Merupakan hubungan antar kondisi yang mensyaratkan kedua kondisi terpenuhi.
Contoh:
Untuk menentukan penerimaan calon pegawai ditentukan criteria sebagai:
Ø umur dibawah 30 tahun, dan
Ø nilai test lebih besar dari 60
Untuk pegawai yang telah menikah mendapat tunjangan isteri. Besarnya tunjangan isteri ditentukan berdasarkan masa kerja. Untuk masa kerja kurang dari tiga tahun mendapat tunjangan sebesar 3% dari gaji pokok, sedangkan masa kerja sama dengan atau lebih besar tiga tahun mendapat tunjangan sebesar 6% dari gaji pokok.
2. Hubungan ATAU
Merupakan hubungan antar kondisi yang mensyaratkan hanya salah satu kondisi yang terpenuhi.
Contoh:
Tunjungan pensiun diberikan kepada pegawai yang berusia lebih dari 60 tahun. Untuk pegawai uang mempunyai masa kerja lebih dari 25 tahun juga mendapat tunjangan tersebut.
ALIH KONTROL
Selama ini, arus diagram alur mengalir lurus dari atas ke bawah → masalah sederhana. Masalah yang lebih rumit → terjadi alih kontrol berupa percabangan (branching) dan pemutaran kembali (looping)
Ø Percabangan
Kondisi dengan dua pilihan: BENAR atau SALAH



ya
tidak
Contoh:
Diketahui 2 buah bilangan. Buat diagram alur untuk mencetak bilangan yang terbesar diantara kedua bilangan tersebut!



Soal:
Buat diagram alur untuk menentukan kelulusan seorang mahasiswa. Kelulusan dihitung dari niali rata-rata 2 mata kuliah. Bila nilai rata-rata lebih dari 60, siswa dinyatakan lulus. Sebaliknya siswa dinyatakan tidak lulus.
Kondisi dalam suatu diagram alur bisa terdiri lebih dari satu.
Contoh:
Buat diagaram alur untik menentukan apakah suatu bilangan termasuk bilangan positif, negatif atau nol!



Soal
1. Dalam pemilihan jurusan IPA dan IPS, dinilai 3 pelajaran eksakta dan 2 pelajaran non eksakta. Bila nilai rata-rata eksakta lebih besar dari nilai rata-rata non eksakta maka siswa dijuruskan ke IPA, bila nilai rata-rata eksakta dan non eksakta sama maka siswa diperbolehkan memilih.
2. Untuk mendapatkan kredit pemilikan mobil, perlu dinilai penghasilan pemohon. Cara penilaian: pendapatan tetap/pokok dihitung penuh, pendapatan tambahan dihitung setengah dan pendapatan keluarga (suami/istri) dihitung sepertiga. Apabila jumlah pendapatan lebih besar atau sama dengan Rp. 1.000.000,- mendapat kredit SEDAN, kurang dari itu tetapi masih lebih besar dari Rp. 500.000,- mendapat kredit MINIBUS, selain itu tidak berhak mendapat kredit.
Ø Pemutaran kembali (LOOPING)
Terjadi ketika mengalihkan arus diagram alur kembali keatas sehingga beberapa alur berulang kembali beberapa kali.
Contoh:
Buat diagram alur untuk menguarngi berulang-ulang bilangan 20 dengan 7 sampai hasilnya kurang dari 2. Berapa outputnya?



PEMUTARAN KEMBALI
I. Pemutaran Kembali
Terjadi ketika mengalihkan arus diagram alur kembali keatas, sehingga beberapa alur berulang kembali beberapa kali.
II. Membatasi Pengulangan
Perulangan perlu dibatasi dengan memanfaatkan kkotak keputusan. Flowchart untuk mencetak kuadrat bilangan-bilangan 1 s/d 10
III. Penggunaan Panji (FLAG)
Kita dapat menggunakan flowchart untuk menggambarkan proses yang berlangsung berulang kali untuk data masukan yang lebih dari satu. Untuk menandai bahwa datatelah habis, kita gunakan tehnik panji yaitu membuat suatu data yang kita letakkan di bagian akhir himpunan data.
Dalam mengambil harga panji harus dipastikan bahwa harga tersebut paasti bukan harga data sebenarnya. Kadang-kadang orang mengambil harga panji 999 atau 9999 untuk variabel bilangan dan “XXX” atau “EOF” untuk variabel untai kata.
Flowchart untuk menghitung luas 3 segitiga yang diproses satu persatu dan diketahui alas dan tingginya.
1. Mengenal Visual Basic (VB)
Bahasa Basic merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan bagi programmer pemula karena tidak rumit dan tidak banyak ketentuan-ketentuan yang mengikat dibanding bahasa C atau Pascal. Karena alasan ini Microsoft telah mengembangkan suatu kompiler bahasa basic untuk pemrograman windows, dimana pada awalnya didominasi oleh kompiler yang menggunakan bahasa C.
Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an. Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).

2. Perbedaan Pemrograman Konvensial Dengan Visual

Pada bahasa basic konvensional, perancangan program dimulai dari perencanaan dan mendefinisikan tujuan program, menuliskan kode, dan langkah terakhir merancang keluaran dari program beserta hubungan dengan pemakai. Pada bahasa visual basic, setelah perencanaan dan mendefinisikan tujuan program, langkah berikutnya adalah merancang keluaran, dan media hubungan dengan pemakai, dan langkah terakhir adalah menuliskan kode program tersebut.
Basic Konvensional Visual Basic
Selain itu perbandingan antara panjanganya kode program yang dibuat dengan basic konvensional dengan visual basic cukup besar. Sebagai contoh untuk membuat sebuah window dan tombol OK tiga dimensi seperti gambar dibawah ini dengan bahasa basic konvensinal memerlukan kode yang cukup panjang. Tetapi dengan visual basic bahkan “tanpa kode !!!”. Mengapa ? karena kita cukup mengambar tombol tersebut pada form yang disediakan.
3.



Kebutuhan Sistem
Untuk dapat menggunakan Visual Basic, anda harus menginstallnya terlebih dahulu. Visual Basic telah mengalami perkembangan dari versi 1.0, 2.0, dan 3.0 yang dijalankan pada sistem Windows 3.x dan versi 4.0, 5.0, dan 6.0 yang berjalan dalam lingkungan Windows 9x. Visual Basic 5.0 dan 6.0 di kemas dalam sebuah CD Visual Studio yang didalamnya juga berisi Visual C, Visual Foxpro. Visual Basic 5.0 dan 6.0 memiliki kelebihan dibandingkan versi sebelumnya dengan dukungannya ke internet.
Spesifikasi komputer yang diperlukan untuk menginstall Visual Basic adalah sebagai berikut:
  1. Minimum komputer dari generasi Pentium
  2. Minimum RAM 16 MB
  3. Ruang Harddisk tersisa minimum 100 MB.
4. Mengenal Integrated Development Environment (IDE) VB 6
Aktifkan VB 6 melalui tombol Start > Programs > Microsoft Visual Studio 6.0 > Microsoft Visual Basic 6.0.
Tunggulah beberapa saat hingga muncul tampilan berikut :
Pilih Standard EXE dan klik tombol Open.
Anda akan melihat tampilan area kerja atau IDE VB 6. Kenali bagian-bagian utama di dalam IDE VB 6 berikut ini :
Keterangan :
1. Menubar
2. Toolbar
3. Toolbox
Bila Toolbox tidak muncul klik tombol Toolbox () pada bagian Toolbar atau klik menu View > Toolbox.
4. Jendela Form
Bila Jendela Form tidak muncul klik tombol View Object () pada bagian Project Explorer atau klik menu View > Object.
5. Jendela Code
Bila Jendela Code tidak muncul klik tombol View Code () di pada bagian Project Explorer atau klik menu View > Code.
6. Project Explorer
Bila Project Explorer tidak muncul klik tombol Project Explorer () pada bagian Toolbar atau klik menu View > Project Explorer.
7. Jendela Properties
Bila Jendela Properties tidak muncul klik tombol Properties Window () pada bagian Toolbar atau klik menu View > Properties Window.
5. Memahami Istilah Object, Property, Method dan Event
Dalam pemrograman berbasis obyek (OOP), anda perlu memahami istilah object, property, method dan event sebagai berikut :
Ø Object : komponen di dalam sebuah program
Ø Property : karakteristik yang dimiliki object
Ø Event : kejadian yang dapat dialami oleh object
Ø Method : aksi yang dapat dilakukan oleh object

v Object

Object adalah nama elemen antar muka yang anda buat pada form visual basic menggunakan control toolbox. Anda bias memindahkan, mengubah ukuran, dan mengatur objek menggunakan setting property. Object memiliki imberent functional, yaitu setiap objek mengetahui cara berperasi dan merespon pada kondisi tertentu. (Misalnya, kotak list “tahu” bagaimana harus menggulung). Anda bias memprogram objek-objek Visual Basic menggunakan event prosedur buatan untuk situasi yang berbeda pada program. Pda Visual Basic, form juga merupakan sebuah objek.

v Property

Pada Visual Basic, hampir semua item yang akan ditampilkan dilayar dilakukan dengan menggambar/meletakkan objek atau komponen pada form. Form inilah yang nantinya akan dilihat pada waktu program dijalankan. Setiap objek/komponen pada form mempunyai sifat-sifat yang disebut dengan Property. Misalnya tombol OK seperti gambar diatas mempunyai lebar dan tinggi yang disimpan pada property Width dan Height. Objek yang berbentuk seperti tombol OK di atas disebut Command Button. Masing-masing diberi nama dan nomer urut sesuai banyaknya yang kita buat (command1, command2, dst). Sehingga lebar dan tinggi tombol OK tersebut dituliskan sebagai Command1.width dan Command1.height.
Property ada yang hanya dapat dibaca (read only) ada juga yang dapat dibaca dan ditulis. Misalnya setiap object mempunyai property Name yang menunjukkan nama dari objek. Property ini hanya dapat diubah pada saat design bukan pada saat program dijalankan (run time).

v Event

Event atau kejadian dapat diartikan sebagai kode-kode program yang akan dikerjakan apabila kita melakukan sesuatu pada objek tersebut. Misal kita meng-klik mouse pada tombol OK di atas, maka terjadi event Command1_Click() . Tergantung pada kode yang kita tuliskan pada event tersebut. Misal jika kita tuliskan :
Private Sub Command1_Click()
Print “Percobaan”
End Sub
Jika kita klik mouse pada tombol tersebut akan menampilkan tulisan “Percobaan” pada layar.

v Method

Method hampir sama dengan prosedure di dalam bahasa pascal atau sub rutin dalam bahasa basic. Hanya saja method ini terkait dengan objek yang ada dan kita tidak perlu mendefinisikan perintah/kode yang harus dilakukan, karena sudah didefinisikan sendiri oleh visual basic. Contoh jika kita ingin memindahkan posisi tombol OK pada contoh di atas maka dapat kita tuliskan : Command1.Move 100, 100
Maka tombol Command1 akan berpindah pada posisi (100,100)
Sebagai ilustrasi anda dapat menganggap sebuah mobil sebagai obyek yang memiliki property, method dan event. Perhatikan gambar berikut :
Implementasinya dalam sebuah aplikasi misalnya anda membuat form, maka form tersebut memiliki property, method, dan event. Sebagaimana pemrograman visual lain seperti Delphi dan Java, VB juga bersifat event driven progamming. Artinya anda dapat menyisipkan kode program pada event yang dimiliki suatu obyek.

6. Macam-macam file pada Visual Basic

Dalam Visual Basic dikenal beberapa macam file.
1. File Form (.frm)
File ini berekstensi .frm yang merupakan file form yang berisi objek-objek. Juga berisi kode-kode program yang terkait dengan objek yang dibuat. Tetapi kode yang ada pada form ini tidak dapat digunakan pada form yang lain.
2. File Modul (.bas)
File ini berisi kode-kode program yang dapat digunakan secara umum.
3. File Project (.vbp)
pada visual basic 3.0 berekstensi .mak
DAFTAR PUSTAKA
5. http://www.bahankuliah.info/pdf/contoh-logika-dan-algoritma-pemrograman.html
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Situs-situs Terkait

Music

 
Support : Muhammad Arwani Proudly powered by Blogger
Copyright ; 2012. Agama tanpa ilmu pengetahuan akan buta - All Rights Reserved
Copright SMK Manba'ul Huda Published by Blogger